• about me
  • menu
  • categories
  • Agi Tiara Pranoto

    Agi Tiara Pranoto

    Seorang Blogger Indonesia yang berdomisili di Yogyakarta. Selain menulis, dia juga sangat hobi main PUBG Mobile. Cita-citanya adalah mendapatkan passive income sehingga tidak perlu bekerja di kantor, apa daya selama cita-cita itu belum tercapai, dia harus menikmati hari-harinya sebagai manajer sebuah penginapan syariah dan content manager sebuah clothing line

    Rawat Kakimu! Tips Mengatasi Permasalahan-Permasalahan Kaki + Recommended Products!


    Saya kemarin ditegur dong sama salah satu ((sejawat)) karena nggak mau copot sepatu di salah satu event. Permasalahannya sih sepele banget sebenarnya, saya tuh nggak pede kalau harus disuruh mencopot sepatu dan menunjukkan kaki saya bare feet karena saya takut kaki saya bau

    Disclaimer: post ini mengandung link affiliate

    Permasalahan bau kaki ini sebenarnya bukan semata-mata karena saya jorok, melainkan juga karena rumah saya lembab sehingga menghasilkan kombinasi bau kaki yang sukses bikin semua orang emosi.

    Masalahnya bau kakinya itu memang sudah nggak muncul tapi hidung saya insecure aja tiap saya copot sepatu.

    Ini diperparah dengan kondisi saya yang males banget pake kaos kaki karena nambah-nambahin cucian. IYA, JOROK, nggak usah mengernyitkan dahi begitu.

    Saya yakin sebenarnya banyak juga pembaca DUCKOFYORK yang punya masalah serupa, tinggal masalahnya kalian mau ngaku apa enggak aja hehehe. Baiklah, agar mempermudah kalian, saya mau langsung membahas inti permasalahan aja

    1. Kulit Kaki Kering dan Pecah-Pecah

    Permasalahan kaki kering dan pecah-pecah ini seringkali dialami oleh teman-teman yang sering berdiri dalam waktu lama, menggunakan sepatu yang tidak pas serta seringkali berjalan dengan kaki telanjang.

    Salah satu cara untuk mengatasi kulit kaki yang kering dan pecah adalah dengan menggunakan pelembab atau moisturizer dan menggunakan kaos kaki atau sepatu yang nyaman. Biasanya sering nih kejadian di yang hobby pake heels kemana-mana :(

    Meski sebenarnya Kulit kaki kering dan pecah-pecah adalah hal yang umum terjadi pada kebanyakan orang, tapi ternyata ini bisa jadi indikasi kalau kamu menderita penyakit yang lebih serius; misalnya saja penyakit kulit psoriasis atau indikasi gangguan hipotiroidisme atau diabetes. Jadi jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter jika kondisi kulit kakimu sudah sangat parah. 

    Jika kulit kakimu sering kali kering dan pecah-pecah karena harus menggunakan sepatu yang nggak nyaman seperti high heels, sekali-kali boleh lho rawat kulit kakimu dengan memberikan moisturizer yang cukup, atau sesekali eksfoliasi kulit kaki menggunakan produk seperti calmia silky foot peeling.

    Calmia Silky Foot Peeling ini dijual dalam bentuk 3 sachet berisi kaus kaki dan cairan untuk peeling. Nah kalian harus menggunakan si kaus kaki dan cairan peelingnya ini selama 1,5 jam sebelum dibilas. Kulit mati di kaki kalian akan pelan-pelan rontok dalam waktu 1-2 minggu, jadi pelan-pelan banget exfoliatingnya. 


    2. Bau Kaki

    Masalah bau kaki ini bisa menyerang siapa saja loh, bukan cuma pria, wanita juga bisa. Penyebab bau kaki ini bermacam-macam, bisa karena menggunakan sepatu tertutup dalam waktu yang lama, keringat di kaki berlebih, kuman dalam sepatu yang kotor dan lembab dan masih banyak lagi.

    Kalau di saya, masalah bau kaki ini sering muncul kalau saya tidak rutin merapikan kuku kaki saya yang tumbuhnya cenderung kedalam alias cantengan. Kuku kaki yang cantengan ini merupakan gen warisan dari Daddy A jadi kalau tidak rajin dipotong, maka akan ada kotoran yang menumpuk di lipatan kulit dekat kuku kaki saya dan itu baunya bikin istighfar :(

    Bau kaki juga terjadi kalau kamu jorok jarang ganti kaus kaki. Makanya sejujurnya gaya hidup minimalisme itu tetep nggak bisa mengorbankan kebersihan, kalian harus rajin cuci baju dan kaos kaki biar tetep higienis. Males banget udah cakep-cakep minimalisme tapi bau kaki :(

    Salah satu cara yang saya lakukan untuk mengatasi bau kaki ini adalah dengan sering kali mencuci kaki dan menggunakan foot mist. Salah satu foot mist yang menurut saya recommended adalah BCOMMONCE Foot Smell Clean Mist. Cukup semprot-semprot kalo kaki udah berasa ngga enak dan voila bad smell gone!

    3. Kaki Pegal-Pegal

    Ini sih masalah sejuta umat. Buat geng komuter, pasti tau deh deritanya nunggu bis disambung nunggu kereta, terus berdiri didalam kereta, terus jalan ke kantor. 

    Ya meski saya udah bukan anak komuter lagi dan kemana-mana naik mobil pribadi, tapi mobil saya transisi giginya masih manual, dan rumah saya tepat berada di jantung kemacetan provinsi Yogyakarta. Iya, congratulations diriku sendiri, tetap harus bersyukur :)

    Meski sebenarnya kaki pegal-pegal bukan masalah serius tapi tetap aja gengges. Saya sendiri selalu menjadwalkan pijat refleksi kaki minimal dua minggu sekali. Dulu sih bisa tiap minggu hahaha, sekarang semenjak udah nikah jadi irit karena pak suami minta ikutan. 

    Sesekali memanjakan kaki kita juga nggak salah lho gengs! Gimanapun kan dia yang membawa kita pergi sampai tempat kerja kita setiap hari. I love you kakiku <3


    4. Cantengan

    Kuku kaki cantengan disebabkan karena bentuk kuku yang menusuk kulit disekitarnya sehingga menyebabkan infeksi. Meski sebenarnya bukan hal serius, tapi cantengan ini harus langsung ditangani lho! Kalau infeksinya telanjur menyebar kalian harus pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut :(

    Untuk mencegah kuku kaki cantengan ini kalian harus menggunakan sepatu yang nyaman, berhati-hati biar kaki nggak terantup siku-siku meja dan pintu (ini saya banget) dan kalau kalian kaya saya yang bentuk kukunya emang aneh dari awal, sering-seringlah potong kuku dan berinvestasilah di alat pedicure yang baik.

    Kalau nggak bisa potong kuku gimana? Pergi ke salon yang menyediakan jasa pedicure. Kalau di salon langganan--karena saya orangnya rese dan jijikan--saya seringkali bawa pedicure set sendiri. Kalau emang nggak masuk ke budget kalian, kalian bisa invest di gunting kuku yang oke dan nyaman. Saya sendiri suka dengan gunting kuku kaki merk Tweezerman, karena bentuknya yang rata dan mudah digunakan. Bisa untuk motong kuku palsu juga #iritmodeon



    Nah itu tadi tips aku mengatasi permasalahan-permasalahan seputar kaki. Kalau kalian gimana? Punya masalah kaki juga? Atau mau bercerita perawatan kaki versi kalian? Cus comment dibawah ya!

    Saya kemarin ditegur dong sama salah satu ((sejawat)) karena nggak mau copot sepatu di salah satu event. Permasalahannya sih sepele banget sebenarnya, saya tuh nggak pede kalau harus disuruh mencopot sepatu dan menunjukkan kaki saya bare feet karena saya takut kaki saya bau

    Disclaimer: post ini mengandung link affiliate

    Permasalahan bau kaki ini sebenarnya bukan semata-mata karena saya jorok, melainkan juga karena rumah saya lembab sehingga menghasilkan kombinasi bau kaki yang sukses bikin semua orang emosi.

    Masalahnya bau kakinya itu memang sudah nggak muncul tapi hidung saya insecure aja tiap saya copot sepatu.

    Ini diperparah dengan kondisi saya yang males banget pake kaos kaki karena nambah-nambahin cucian. IYA, JOROK, nggak usah mengernyitkan dahi begitu.

    Saya yakin sebenarnya banyak juga pembaca DUCKOFYORK yang punya masalah serupa, tinggal masalahnya kalian mau ngaku apa enggak aja hehehe. Baiklah, agar mempermudah kalian, saya mau langsung membahas inti permasalahan aja

    1. Kulit Kaki Kering dan Pecah-Pecah

    Permasalahan kaki kering dan pecah-pecah ini seringkali dialami oleh teman-teman yang sering berdiri dalam waktu lama, menggunakan sepatu yang tidak pas serta seringkali berjalan dengan kaki telanjang.

    Salah satu cara untuk mengatasi kulit kaki yang kering dan pecah adalah dengan menggunakan pelembab atau moisturizer dan menggunakan kaos kaki atau sepatu yang nyaman. Biasanya sering nih kejadian di yang hobby pake heels kemana-mana :(

    Meski sebenarnya Kulit kaki kering dan pecah-pecah adalah hal yang umum terjadi pada kebanyakan orang, tapi ternyata ini bisa jadi indikasi kalau kamu menderita penyakit yang lebih serius; misalnya saja penyakit kulit psoriasis atau indikasi gangguan hipotiroidisme atau diabetes. Jadi jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter jika kondisi kulit kakimu sudah sangat parah. 

    Jika kulit kakimu sering kali kering dan pecah-pecah karena harus menggunakan sepatu yang nggak nyaman seperti high heels, sekali-kali boleh lho rawat kulit kakimu dengan memberikan moisturizer yang cukup, atau sesekali eksfoliasi kulit kaki menggunakan produk seperti calmia silky foot peeling.

    Calmia Silky Foot Peeling ini dijual dalam bentuk 3 sachet berisi kaus kaki dan cairan untuk peeling. Nah kalian harus menggunakan si kaus kaki dan cairan peelingnya ini selama 1,5 jam sebelum dibilas. Kulit mati di kaki kalian akan pelan-pelan rontok dalam waktu 1-2 minggu, jadi pelan-pelan banget exfoliatingnya. 


    2. Bau Kaki

    Masalah bau kaki ini bisa menyerang siapa saja loh, bukan cuma pria, wanita juga bisa. Penyebab bau kaki ini bermacam-macam, bisa karena menggunakan sepatu tertutup dalam waktu yang lama, keringat di kaki berlebih, kuman dalam sepatu yang kotor dan lembab dan masih banyak lagi.

    Kalau di saya, masalah bau kaki ini sering muncul kalau saya tidak rutin merapikan kuku kaki saya yang tumbuhnya cenderung kedalam alias cantengan. Kuku kaki yang cantengan ini merupakan gen warisan dari Daddy A jadi kalau tidak rajin dipotong, maka akan ada kotoran yang menumpuk di lipatan kulit dekat kuku kaki saya dan itu baunya bikin istighfar :(

    Bau kaki juga terjadi kalau kamu jorok jarang ganti kaus kaki. Makanya sejujurnya gaya hidup minimalisme itu tetep nggak bisa mengorbankan kebersihan, kalian harus rajin cuci baju dan kaos kaki biar tetep higienis. Males banget udah cakep-cakep minimalisme tapi bau kaki :(

    Salah satu cara yang saya lakukan untuk mengatasi bau kaki ini adalah dengan sering kali mencuci kaki dan menggunakan foot mist. Salah satu foot mist yang menurut saya recommended adalah BCOMMONCE Foot Smell Clean Mist. Cukup semprot-semprot kalo kaki udah berasa ngga enak dan voila bad smell gone!

    3. Kaki Pegal-Pegal

    Ini sih masalah sejuta umat. Buat geng komuter, pasti tau deh deritanya nunggu bis disambung nunggu kereta, terus berdiri didalam kereta, terus jalan ke kantor. 

    Ya meski saya udah bukan anak komuter lagi dan kemana-mana naik mobil pribadi, tapi mobil saya transisi giginya masih manual, dan rumah saya tepat berada di jantung kemacetan provinsi Yogyakarta. Iya, congratulations diriku sendiri, tetap harus bersyukur :)

    Meski sebenarnya kaki pegal-pegal bukan masalah serius tapi tetap aja gengges. Saya sendiri selalu menjadwalkan pijat refleksi kaki minimal dua minggu sekali. Dulu sih bisa tiap minggu hahaha, sekarang semenjak udah nikah jadi irit karena pak suami minta ikutan. 

    Sesekali memanjakan kaki kita juga nggak salah lho gengs! Gimanapun kan dia yang membawa kita pergi sampai tempat kerja kita setiap hari. I love you kakiku <3


    4. Cantengan

    Kuku kaki cantengan disebabkan karena bentuk kuku yang menusuk kulit disekitarnya sehingga menyebabkan infeksi. Meski sebenarnya bukan hal serius, tapi cantengan ini harus langsung ditangani lho! Kalau infeksinya telanjur menyebar kalian harus pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut :(

    Untuk mencegah kuku kaki cantengan ini kalian harus menggunakan sepatu yang nyaman, berhati-hati biar kaki nggak terantup siku-siku meja dan pintu (ini saya banget) dan kalau kalian kaya saya yang bentuk kukunya emang aneh dari awal, sering-seringlah potong kuku dan berinvestasilah di alat pedicure yang baik.

    Kalau nggak bisa potong kuku gimana? Pergi ke salon yang menyediakan jasa pedicure. Kalau di salon langganan--karena saya orangnya rese dan jijikan--saya seringkali bawa pedicure set sendiri. Kalau emang nggak masuk ke budget kalian, kalian bisa invest di gunting kuku yang oke dan nyaman. Saya sendiri suka dengan gunting kuku kaki merk Tweezerman, karena bentuknya yang rata dan mudah digunakan. Bisa untuk motong kuku palsu juga #iritmodeon



    Nah itu tadi tips aku mengatasi permasalahan-permasalahan seputar kaki. Kalau kalian gimana? Punya masalah kaki juga? Atau mau bercerita perawatan kaki versi kalian? Cus comment dibawah ya!
    . Minggu, 22 Maret 2020 .

    Tidak ada komentar

    Posting Komentar

    popular posts

    IBX5B00F39DDBE69