• about me
  • menu
  • categories
  • Agi Tiara Pranoto

    Agi Tiara Pranoto

    Seorang Blogger Indonesia yang berdomisili di Yogyakarta. Selain menulis, dia juga sangat hobi bermain game FPS. Cita-citanya adalah mendapatkan passive income sehingga tidak perlu bekerja di kantor, apa daya selama cita-cita itu belum tercapai, dia harus menikmati hari-harinya sebagai mediator kesehatan.

    Review Logitech K380 Indonesia

    Setelah pandemi sebagian teman-teman saya punya interest dan hobby baru, misalnya saja bercocok tanam, masak memasak, sepedaan bahkan memelihara ikan. Saya punya hobi baru juga: nyobain keyboard dan mouse. Walaupun banyak yang dicoba tapi ujung-ujungnya hati saya berlabuh di Logitech K380 warna rose. 

    Sebenarnya hobi oprek gadget dan benda benda berbau teknologi ini bukan hobi baru--cuma saya merasa hobi ini kurang terdokumentasi dengan baik di sosial media (mengingat koleksi saya juga cupu dan murmer). Sekarang dengan bantuan diskon-diskon dari e-commerce saya mencoba untuk lebih banyak mengeksplor hobi saya di bidang teknologi.

    Jadi saya mau review aja keyboard yang sudah saya beli dengan harga yang ((cukup lumayan)) buat budget saya yang terbatas. Simak reviewnya berikut ini ya!

    Tampilan Keyboard Logitech K380

    Review Logitech K380 Indonesia

    Review Logitech K380 Indonesia


    Jujurrrr banget... nget.. nget.. nget, keyboard ini adalah salah satu keyboard dengan tampilan terbaik yang pernah saya punya. Bentuknya simple, minimalis dengan keypad berbentuk bulat. Ada beberapa pilihan warna untuk keyboard Logitech K380 ini, antara lain off-white (putih), rose (pink), hitam (black) dan biru (blue). Kemarin saya sempat liat varian warna merah di marketplace, tapi saya cek ke official website logitech belum ada varian merahnya :(

    Pilihan saya jatuh ke warna pink karena menggambarkan kepribadian saya yang menggemaskan dia matching sama Mouse Logitech Pebble M350 saya yang juga berwarna pink. Untuk mouse yang satu ini, nantilah saya review ya. 

    Logitech K380 ini adalah Multi Device Bluetooth Keyboard




    Apa itu multi device bluetooth keyboard? Mudahnya keyboard ini dapat terhubung dengan beberapa gadget menggunakan koneksi bluetooth 2.4 ghz tanpa dongle. 

    Jadi selama perangkat gadget yang kamu gunakan memiliki koneksi bluetooth kamu dapat menggunakan keyboard Logitech K380 ini tanpa menggunakan dongle bluetooth layaknya wireless bluetooth kebanyakan. 

    Keyboard ini sangat mudah untuk dihubungkan ke gadget. Ada tiga hotkeys yang bisa mengingat koneksi bluetooth keyboard ini ke tiga gadget yang berbeda supaya kalian tidak perlu ribet mengoneksikan ulang keyboard ini dengan gadget-gadget kalian setiap kali akan mengetik. 

    Perangkat Apa Saja Yang Disupport Logitech K380?

    Kamu bisa menggunakan keyboard logitech ini dengan perangkat apapun yang memiliki koneksi bluetooth mulai dari Windows, Mac, Android, iOS, sampai chromecast dan apple TV. 

    Saya sendiri menggunakan Logitech K380 ini untuk mengetik menggunakan iPad sebagai daily driver saya dan terkadang di Macbook. Saya nggak pakai di perangkat lainnya karena: a) saya lupa beli bluetooth card buat PC windows saya dan budgetnya keburu habis untuk beli Ryzen Renoir; b) saya nggak punya apple TV. 


    Bagaimana Cara Menghubungkan Logitech K380 dengan Gadget Yang Kita Punya?



    Untuk menghubungkan logitech K380 dengan gadget ataupun PC yang kita punya sangat mudah sekali, yang pertama, nyalakan keyboard dan perangkat gadget dengan bluetooth yang kita punya. 

    Scan perangkat bluetooth di gadget kita, lalu pilih nama keyboard Logitech K380. Lalu tekan tombol easy access di bagian angka 1, 2 dan 3 dan tahan selama 3 detik untuk mengasosiasikan angka tersebut dengan gadgetmu. Tunggu sampai lampu berhenti berkedip-kedip, jika lampu sudah berhenti berkedip berarti keyboard sudah terkoneksi. 

    Tinggal ngetik deh! gampang banget kaaan

    Berganti Gadget Dengan Mudah

    Karena namanya saja keyboard multi-device, berarti ini keyboard yang bisa dipakai oleh beberapa device kan ya? Nggak salah--dengan tombol easy access kalian bisa berganti gadget yang kalian pakai dengan mudah. 

    Caranya? cukup tekan dan tahan tombol 1, 2 dan 3 untuk berganti ganti device selama device tersebut sudah kamu koneksi dan asosiasikan dengan keyboardmu. 

    Ada 3 device yang bisa kamu daftarkan di keyboard ini. Saya baru pakai dua, yaitu untuk iPad dan untuk macbook. Slot yang ketiga tadinya mau buat PC, eh lupa nggak beli module bluetooth. Mungkin besok-besok slot ini akan saya pakai buat gadget lain.

    Cuma ada catatannya nih--kadang di Macbook yang saya pakai entah faktor macnya yang sudah jadul atau gimana, kadang saya harus matiin keyboard baru menyalakan lagi untuk mengakses si K380. Kalau laptop baru nyala juga kadang suka nggak autoconnect padahal kan buat start booting kan harus masukin password di awal :(

    User Experience Keyboard Logitech K380



    Jujur ini adalah keyboard yang nyaman banget di jari. 

    Buat kalian yang sudah terbiasa menggunakan keyboard Macbook nggak akan butuh waktu lama untuk adjusting jari kalian dengan keyboard ini karena feel-nya mirip! Meski demikian, dengan keyboard bulat yang slightly lebih lebar daripada keyboard mac, K380 terasa sangat nyaman untuk mengetik.

    Keyboard ini adalah tipe keyboard yang silent, jadi nggak akan ada suara ketikan yang berisik dan mengganggu jika kalian melakukan conference call sambil mengetik menggunakan keyboard ini. Meski silent, kalian tetap akan merasakan pengalaman mengetik yang menyenangkan karena kalian tetap bisa merasakan sedikit feedback di jari kalian. 

    Oh ya, suara mengetik di keyboard ini sama sekali nggak sember dan tombol spasinya mantap banget dan nggak cempreng. Cocok buat yang doyan ngetik malam-malam dan nggak pengen bangunin orang rumah dengan suara spasi yang plekeplekeplek :))))

    Selain itu entah kenapa saat menggunakan keyboard ini saya lebih jarang melakukan typo. Entah kenapa keyboard ini seolah-olah memang didesign untuk jari saya lol. Pergerakan jari terasa lebih cepat dan akurat. Saya selalu menggunakan keyboard ini saat menulis cerita-cerita horror saya di wattpad--jangan lupa dibaca ya. 

    Shortcut

    Bagi pengguna Mac akan sangat senang menggunakan keyboard ini karena shortcut-shortcut yang ditawarkan posisinya sama persis dengan keyboard mac, sehingga tidak ada proses adaptasi yang berarti. 

    Tapi jangan sedih, untuk pengguna windows dan android ada juga beberapa shortcut lain yang dapat kalian gunakan dengan keyboard Logitech K380 ini. 

    Battery Life

    Keyboard ini datang dengan 2 batre bawaan berukuran AA. Menurut klaim di kotaknya, batere keyboard ini bisa bertahan selama 2 tahun. Sejauh pemakaian saya selama kurang lebih 10 bulan terakhir sih belum ada masalah berarti dengan battery life keyboard ini. Belum ada tanda-tanda dia akan habis batere juga, padahal keyboard ini saya bawa ngetik berjam-jam dalam sehari lho!

    Yaaa meski baterenya habis juga saya nggak begitu khawatir karena battery replacementnya nggak sulit ditemukan. Cukup mencari battery AA biasa dan voila, keyboardnya nyala lagi deh!

    Bluetooth

    Keyboard ini menggunakan koneksi bluetooth tanpa dongle. Jadi buat kalian yang mau menggunakan keyboard ini tapi nggak ada modul bluetooth/bluetoothnya nggak berfungsi, nggak bisa ya.

    On the other hand, kalo kalian menggunakan perangkat seperti iPad, keyboard ini enak banget karena kalian nggak perlu colok apapun, cukup mengoneksikan iPad kalian dengan keyboard ini aja via setting. 

    Portabilitas

    Meski keyboard ini nampak kecil apalagi jika dibandingkan dengan saudaranya K480 yang lebih besar dan bulky, K380 ini bukan keyboard yang benar-benar ringan. 

    Jika dibandingkan dengan keyboard-keyboard portable sejenis, K380 ini bisa dibilang cukup bulky, meski masih mudah dibawa-bawa. Hanya saja, ke-bulky-annya ini berasal dari material plastic yang solid dengan tipe cangkang unibody. 

    Ini menjadikan Logitech K380 terasa lebih mewah, premium dan kuat ketimbag keyboard portable berbahan plastik lainnya, tapi karena keyboard saya warnanya pink cukup membuat saya deg-degan kalau harus membawa keyboard ini tanpa pembungkus hahahaha!

    Meski ada case ataupun silicon untuk melindungi keyboard saya dari goresan benturan maupun kotoran lainnya yang god knows why selalu mengintai keyboard-keyboard gemes portable yang saya punya, tapi agak males juga ya karena mostly accessories K380 ini cukup pricy dan dikirim dari luar negeri. 

    Verdict



    Saya suka banget dengan keyboard K380 ini. Meski bukan keyboard khusus iPad yang bisa dengan mudah dibawa kemana-mana, tapi saya merasa keyboard ini tetap portable dan mudah untuk dibawa-bawa meski saya harus waspada banget sama aneka ancaman seperti pulpen yang belom ditutup, kuah batagor, minyak di jari, dan masih banyak lagi ancaman-ancaman yang mengancam estetika keyboard gemes ini. 

    Dari segi performa, keyboard ini ganas banget karena selain nyaman dipakai, hampir ngga ada typo saat digunakan. Hampir nggak ada lag saat mengetik (meskipun saya sendiri belum menggunakan keyboard ini untuk ngegame ya, kecuali game ringan seperti the sims 4) 

    Keyboard ini juga punya feedback yang menyenangkan di jari saat mengetik meskipun key-nya relatively silent dan nggak berisik sehingga pengalaman mengetik tetap menyenangkan meskipun bukan mechanical keyboard.

    Kalo boleh jujur, satu-satunya hal yang saya nggak suka dari keyboard ini adalah HARGANYA. Harganya di kisaran 350 ribu - 450 ribu, tapi yuyur banyak merchant yang jual dengan harga jauh diatas itu di online shop :(  saya sendiri beli di harga 300 ribuan menggunakan voucher dan diskon harbolnas hahaha.

    Saya merekomendasikan keyboard ini buat teman-teman yang sering berganti-ganti device saat mengetik, menggunakan tablet PC yang nggak ada keyboard bawaannya, dan teman-teman yang mau beli apple keyboard tapi budgetnya nggak sampai karena honestly, Logitech K380 ini juara banget feel mengetiknya!

    Sekian review keyboard kali ini, sampai jumpa di review techno selanjutnya!

    Logitech K380 Multi Device Bluetooth Keyboard

    Estimasi Harga: Rp 396.000 - 455.000


    . Kamis, 26 November 2020 .

    popular posts

    IBX5B00F39DDBE69
    . Senin, 23 November 2020 .


    Salah satu pertanyaan yang paling banyak ditanyakan oleh pembaca DUCKOFYORK yang budiman dan budiwoman adalah bagaimana cara menghasilkan uang dari blog. Kalian itu kok mengejar #cuan sekali sih, saya senang. 

    . Sabtu, 31 Oktober 2020 .

    link attribute

    Kemarin waktu saya mengisi kelas SEO Masterweb dan Blogger Perempuan, masih banyak teman-teman yang belum bisa membedakan link dofollow dan nofollow, maka dari itu saya mencoba membuat penjelasan singkat mengenai link attribution supaya besok-besok saya nggak perlu jelasin satu persatu lagi tiap ada yang nanya. 

    . Selasa, 27 Oktober 2020 .

    [REVIEW] Ponds 3 in 1 Perfect Potion: Toner, Essence dan Masker Dalam 1 Produk

    Jadi beberapa bulan lalu saya lagi iseng belanja di salah satu chain minimarket yang hobi ngucapin selamat datang buat beli shampoo. Ndilalah pas lagi browsing saya menemukan Ponds 3 in 1 Perfect Potion ini di minimarket tersebut. Klaimnya cukup membuat saya terkejut terheran-heran sebab abang belum pernah kesana sebab dia mengaku bisa menjadi toner, essence dan masker dalam satu produk yang sama. 

    AJAIB SEKALI. SUNGGUH AKHU TERKHEJUT TERHERAN HERAN. 

    Sebagai penikmat 10 step skincare ala ala korea (meski isinya disubstitusi dengan yang murah meriah), saya suka sekali dengan proses step skincare yang panjang berliku karena sesungguhnya skincare-an sungguh penuh dengan manfaat terapeutik untuk jiwa saya yang lelah. 

    Meski demikian, kadang saya berharap ada satu produk yang bisa dipakai untuk banyak kondisi. Bukan apa-apa, karena saya bokek berharap bisa menghemat pengeluaran untuk skincare yang sebenarnya tidak terlalu besar-besar amat itu

    Disclaimer: Review ini merupakan pengalaman dan pendapat pribadi saya menggunakan POND'S 3in1 Perfect Potion selama beberapa bulan secara on dan off. Saya membeli sendiri produk ini dan tidak dibayar oleh pihak manapun untuk membeli produk ini. Post ini mengandung link affiliate dan kamu sama sekali tidak ditarik biaya tambahan apapun jika membeli dari link yang saya berikan, saya akan mendapatkan sedikit komisi jika kamu membeli dari link yang ada di post ini. 

    First Impression & Packaging

    Packaging Ponds 3 in 1 Perfect Potion


    Jujur saya beli karena kepo dan harganya murah meriah, jadi tanpa berpikir panjang saya langsung masukin ke keranjang belanja. First Impression saya adalah warnanya pink-pink gitu jadi saya langsung berpikir soal ingredientsnya--ternyata pas dituang ke kapas, warna pinknya itu berasal dari.... BOTOLNYA. 

    YHA. 

    Nggak ada yang spesial dari packagingnya selain branding ponds yang terasa semakin premium membuat si 3 in 1 Perfect Potion ini tidak terlihat seperti produk dengan harga belasan ribu saja... more like, produk harga puluhan ribu. Kemasannya yang cute ini menjadikan Ponds 3 in 1 Perfect Potion ini cocok bagi remaja yang baru mau belajar skincare-an. 

    Satu Produk 3 Fungsi 

    Salah satu yang membuat saya tertarik mencoba produk ini adalah klaim bahwa toner ini bisa digunakan dalam tiga cara yaitu sebagai toner, essence dan mask

    TONER POND's 3in1 Perfect Potion

    untuk menggunakan Ponds 3in1 Perfect Potion sebagai toner, tuangkan di kapas lalu sapukan pada wajah sesudah mencuci muka.

    ESSENCE Pond's 3in1 Perfect Potion

    untuk menggunakan Ponds 3in1 Perfect Potion sebagai essence, tuang secukupnya ke tangan dan aplikasikan ke wajah lalu tepuk-tepuk wajah. 

    MASK POND's 3in1 Perfect Potion

    POND's 3in1 Perfect Potion ini bisa digunakan untuk CSM-an, jadi tuangkan produk ke kapas dan tempelkan di wajah untuk menghidrasi wajah secara instan

    Ingredients Ponds 3 in 1 Perfect Potion



    Water, Glycerin, Niacinamide, Polysorbate 20, Phenoxyethanol, Fragrance, Acrylates/​C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Hydroxypropyl Cyclodextrin, Disodium EDTA, Pentylene Glycol, Sodium Hydroxide, Sodium Acetylated Hyaluronate, Allantoin, Tocopheryl Acetate, Sodium Hyaluronate, Iodopropynyl Butylcarbamate, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Cystine, Glycine, Sodium Ascorbyl Phosphate, Ethylhexylglycerin, Sodium Carbonate, Sodium PCA, Sodium Chloride


    menurut klaim yang tertera di botol POND's 3in1 Perfect Potion ini dia mengandung:

    4D Hyaluronic Acid (HA) Complex + yaitu formula dengan 4 jenis hyaluronic acid yang dapat melembabkan dan menghidrasi setiap lapisan kulit

    Gluta-Boost Essence yaitu antioksidan yang bekerja 10x lebih efektif daripada vitamin C dan meningkatkan glutathione yang mencerahkan wajah dan menghilangkan bintik hitam

    Vitamin B3 (aka Niacinamide!) yang tentu saja kita tahu dapat mengurangi kekusaman dan membuat pori tampak lebih kecil

    Tekstur dan Bau Ponds 3 in 1 Perfect Potion



    Dari segi tekstur, Ponds 3 in 1 Perfect Potion ini sedikit lebih kental daripada toner astringent biasa, tapi tetap watery layaknya essence dan sangat mudah terserap di kulit. Jadi produk ini tidak bertahan cukup lama di kulit saya dan langsung terserap. 

    Selama ini saya banyak menggunakan POND'S 3in1 Perfect Potion ini sebagai serum di rangkaian skincare pagi hari karena mengandung niacinamide yang selama ini cocok untuk membantu mengecilkan pori-pori saya. 

    Selain itu karena dia cepat meresap jadi saya nggak perlu menunggu lama untuk tonernya kering saya bisa cepet-cepet makeup an :) 

    *gaya, macem sering makeup an aja semenjak WFH*

    Dari segi bau, jujur ponds 3 in 1 perfect potion ini wanginya sedikit artificial, saya kurang suka dengan baunya yang ala ala floral meski sebenarnya ngga mengganggu saat diaplikasikan di muka, cuma baunya saat botol dibuka cukup kencang :(


    Review Pengalaman Menggunakan POND'S 3 in 1 Perfect Potion


    Sebagai toner dan mask, saya merasa produk ini kurang maksimal bekerja saat dituangkan ke kapas terlebih dahulu karena kebanyakan produk langsung terserap di kapas, sehingga saya lebih banyak menggunakannya sebagai essence. Disclaimer dulu, saya menggunakan kapas biasa ya. mungkin akan berbeda jika menggunakan kapas seperti silcot yang memang dibuat untuk CSM-an

    3in1 perfect potion ini cukup hydrating bagi saya meski efek hydratingnya tidak bertahan cukup lama di kulit saya yang cukup dehidrasi belakangan ini akibat banyak beraktivitas di ruangan ber-AC. Saya merasa produk ini akan lebih cocok untuk remaja yang baru belajar menggunakan skincare karena efek melembabkannya terasa kurang 'nendang' di kulit saya yang beranjak tua mature.

    Apakah setelah beberapa bulan menggunakan produk ini kulit saya membaik? Saya jujur merasa kulit saya biasa saja TAPIIII yang saya suka adalah POND'S 3 in 1 perfect potion ini tidak menambah permasalahan kulit yang saya alami. 

    Kulit saya kan dehidrasi jadi kering terus tiba2 minyakan sampai cukup untuk membuat pabrik essential oil, sensitif pula mudah breakout. Nah POND'S 3 in 1 Perfect Potion ini sama sekali nggak membuat muka saya breakout, bahkan setelah menggunakan produk ini saya merasa pori-pori saya lebih rapet dan kulit wajah pun nggak gampang berminyak meski dehidrasi. 

    Kalau bisa saya jabarkan plus dan minus dari penggunaan POND'S 3 in 1 Perfect Potion ini kurang lebih seperti ini

    Pros:
    Harganya murah meriah
    Botolnya luchu pink
    Bisa didapatkan dengan mudah dimana-mana
    Niacinamide jadi salah satu ingredients teratas
    Gampang meresap di kulit
    Tidak membuat breakout di saya

    Cons
    Efek hydratingnya kurang mantap
    Produk banyak terserap kapas jika menggunakan kapas biasa
    Baunya kurang cocok dengan selera saya

    Harga POND'S 3 in 1 Perfect Potion

    Harga Pond's 3 in 1 Perfect Potion ini sangat terjangkau yaitu sekitar 30 ribuan untuk kemasan 50 ml seperti yang saya pakai, dan 90 ribuan untuk kemasan 110ml. Pond's 3 in 1 perfect potion ini bisa dibeli di minimarket terdekat atau jika kalian tertarik, kalian bisa membeli online di:

    . Minggu, 11 Oktober 2020 .

    kapan butuh VPN

    Selama WFH ini saya seringkali mendengar ((teman-teman)) saya mengeluh karena harus mengajari orang-orang kantor menggunakan VPN jika harus berkorespondensi seputar masalah kantor. 

    Sebagai orang yang menggunakan VPN hanya untuk baca scanlation manga kantornya tidak pake VPN tentunya saya cannot relate. Tapi kalau kamu ada disini membaca artikel ini sekarang berarti kamu sedang mempertimbangkan apakah kamu butuh VPN atau tidak.

    Mari kita berkenalan dulu dengan VPN. Silahkan baca artikel ini, nggak panjang kok (semoga)