• about me
  • menu
  • categories
  • Agi Tiara Pranoto

    Agi Tiara Pranoto

    Seorang Blogger Indonesia yang berdomisili di Yogyakarta. Selain menulis, dia juga sangat hobi main PUBG Mobile. Cita-citanya adalah mendapatkan passive income sehingga tidak perlu bekerja di kantor, apa daya selama cita-cita itu belum tercapai, dia harus menikmati hari-harinya sebagai manajer sebuah penginapan syariah dan content manager sebuah clothing line


    Hai pemirsa yang budiman dan budiwoman!!! Lagi pada ngapain nih? Sayanya mah lagi maskeran gemes dirumah. Nggak maskeran juga tetep gemes dong ah, namanya juga remaja masa kini yang kiyudh edgy gemezin yha khaaan~~

    *dikeplak sapu*

    Anyway, soal masker nih. Kemaren saya ke open housenya naavagreen dan diceritain kalo sekarang naavagreen punya treatment baru yaitu colorful facial. Apa nih Colorful Facial? Apakah maskernya warna warni? Apakah habis dimasker kamu jadi warna warni?

    . Wednesday, October 17, 2018 .

    popular posts

    IBX5B00F39DDBE69
    . Saturday, October 13, 2018 .


    So, it's my first 6 months being sober! Well... yes, sober... most of the time...

    Mari kita buka postingan kali ini dengan sebuah disclaimer keras: i'm not a role model. I've done questionable things during my 25 years of stay in this earth. One of those questionable thing is: loving alcoholic beverages more than i should be

    . Wednesday, October 3, 2018 .


    What's the hardest thing on being a millenial? Jujur aja, It's all about the finances.

    Sebagai ABG Tua bocah millenial yang kehidupannya millenial banget with startup work & nomad lifestyle, urusan keuangan merupakan urusan paling mualesin sejagat raya. 

    Nggak, nggak, this is not another "ever since i got married.." posts. Kali ini saya serius. Urusan finance adalah urusan paling malesin sejagat raya kecuali urusan terima gaji. Kalo itu saya maju paling cepet deh #PegawaiDurjanaPemanfaatFasilitasKantorModeOn

    Apa aja sih, urusan keuangan yang bikin kita pusing? well, for starters... Ini duit kenapa pas ditabung lama-lama abis aja gitu kaya duitnya tiba-tiba mengkerut terus gone with the wind padahal mah rasa-rasanya udah hemat..

    Dan belom lagi urusan-urusan lainnya mulai dari bayar pajak, cari asuransi, investasiin duit nganggur di rekening, bayar KPR. and so on, and so on. 

    Berhubung kita nggak bisa bahas semua permasalahan ini satu persatu, jadi kita bahas satu persatu aja deh ya. Mulai dari yang paling gampang dulu deh: Asuransi.


    Kenapa sih harus punya asuransi? Sebelumnya saya sudah pernah nerangin di postingan ini kenapa penting banget untuk punya asuransi (sok atuh mangga diclick linknya biar pahammmm kenapa kamu kudunya punya asuransi!)

    Tapi namanya juga manusia yang tidak lepas dari keinginan untuk tidak ribet dan tidak punya account yang berhubungan dengan duit banyak-banyak, maka ada satu jenis asuransi yang biasa disebut dengan unit link.

    Apa itu unit link? Unit link adalah produk asuransi terkait investasi. Jadi selain aspek risk transfer yang pada umumnya ada pada produk asuransi umum, ada juga produk investasi didalam asuransi ini. Jadi selain buat asuransi, ada juga sebagian dana kamu yang akan dialokasikan untuk investasi.

    Nah, kemarin ini saya diundang oleh Prudential Indonesia ke launching dua produk asuransi unit link terbaru mereka yaitu Prulink Generasi Baru dan Prulink Syariah Generasi Baru. Apa sih bedanya Prulink Generasi Baru dan Prulink Syariah Generasi Baru ini dengan produk unit link yang sudah ada di pasaran?


    Kalau menurut Pak Luskito Hambali selaku Chief Marketing Officer Prudential Indonesia, selama ini Prudential selalu mengadakan riset untuk mengetahui asuransi apa yang cocok dengan kebutuhan orang Indonesia pada saat ini. Sejauh ini, produk unit link ini menjadi salah satu produk yang paling diminati sama pasar asuransi Indonesia, begituuuu...

    Setelah meriset generasi Millenial yang konon sekarang udah mulai nerima slip gaji tiap bulan, ternyata kebanyakan millenial ini kepengen banget punya peningkatan terus dalam hidup, jadi nggak cuma soal jumlah saldo di rekening yang meningkat, tapi proteksi dari asuransi yang terus-terusan meningkat juga.

    Saya setuju sih sama hasil risetnya. Sebagai anak muda yang hip, edgy dan kekinian, kadang males bikin asuransi karena benefitsnya nggak langsung keliatan melainkan harus nunggu ada kejadian nggak enak dulu baru kerasa pentingnya punya asuransi. Tapi ya masa iya harus nunggu kejadian nggak enak dulu?

    Dan jujur aja, mengelola investasi sendiri itu nggak mudah. Kalo semisal uang pertanggungan saya tiap tahun bisa meningkat karena didalam Asuransi saya ada unit-link nya, why not? One less tedious financial task!

    Nah Prudential menawarkan Prulink Generasi Baru dan Prulink Syariah Generasi Baru yang mana punya fitur-fitur utama yang inovatif yaitu PRUbooster Investasi dimana kamu bakal mendapatkan tambahan alokasi investasi setiap tahunnya, ini merupakan pertama kalinya di pasar asuransi jiwa. Dengan PRUbooster Investasi nasabah akan mendapatkan tambahan alokasi investasi setiap tahunnya:

    • Polis tahun 1-10 mendapatkan 5% dari Premi Berkala
    • Polis tahun 11 dan seterusnya mendapatkan 10% dari Premi Berkala


    Terus ada PRUbooster Proteksi dimana kamu bisa memilih supaya uang pertanggungannya meningkat setiap tahun, secara otomatis, tanpa perlu bikin pernyataan kesehatan lagi, sampai dengan tertanggung berusia 55 tahun.

    Oh ya, kalo biasanya dalam asuransi unit link tidak menawarkan investasi di tahun pertama, Prulink Generasi Baru ini investasinya langsung jalan dari tahun pertama, jadi super seamless banget prosesnya!

    Tambahan lagi, gratis biaya administrasi kalo kita menggunakan transaksi elektronik dengan memilih e-policy, e-transaction statement dan auto debet rekening bank, sesuai syarat dan ketentuan. Tau berapa yang bisa kita hemat kalau memilih opsi ini? Hingga Rp. 540.000 setahun lho!

    Selain fitur-fitur utama tadi, masih banyak juga tambahan riders yang disediakan oleh Prudential supaya kamu bisa mendapatkan polis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan kamu! Menyenangkan kan yaaaa?

    Apa Bedanya Prulink Generasi Baru dengan Prulink Syariah Generasi Baru?



    Banyak orang yang beranggapan kalau asuransi syariah itu hanya khusus untuk orang islam, padahal nggak juga lho!

    Jadi menurut Mbak Sheila Widya Nanda dari Prudential, sebenernya perbedaan utamanya ada di cara pengelolaan resikonya. Jadi kalo Asuransi yang sifatnya umum seperti Prulink Generasi baru, nasabah langsung mentransfer segala resiko yang akan timbul sesuai polisnya kepada pihak Prudential Indonesia--sedangkan kalau Prulink Syariah Generasi Baru, selayaknya asuransi syariah, dia menggunakan sistem Risk Sharing alias tolong-menolong sesama anggota asuransi dengan dana yang diambil dari kumpulan Dana Tabarru yang dikelola secara syariah.

    Soal investasinya, jangan takut karena untuk Prulink Syariah Generasi Baru, dana akan diinvestasikan di unit investasi yang berbasis dana syariah juga--jadi pengelolaan dananya tetap sesuai prinsip-prinsip syariah gengs!


    Kalau menurut saya Prulink Generasi Baru dan Prulink Syariah Generasi Baru ini cocok banget buat kamu yang mau mempersiapkan hari tua atau mempersiapkan resiko terburuk, misalnya aja kaya mempersiapkan warisan

    Dengan fitur uang pertanggungan yang bisa meningkat tiap tahun tanpa perlu pernyataan kesehatan plus 2x nilai uang pertanggungan jika meninggal karena kecelakaan, kamu bisa nyiapin banget buat kondisi keuangan keluarga saat kamu 'udah nggak ada'.

    Eh ini bukan ngomong jelek ya, tapi bener-bener ngomongin soal mempersiapkan masa depan. Apalagi kalo kamu adalah tulang punggung keluarga. Menurut saya sih hal begini ya harus disiapin dari sekarang. Kalo uang pertanggungannya katakanlah naik 5% aja setiap tahun, dalam 10 tahun aja udah lumayan banget kan tuh?

    Kalau kamu tertarik untuk mengetahui lebih lanjut soal Prulink Generasi Baru dan Prulink Syariah Generasi Baru, kamu bisa banget klik link ini untuk mengetahui lebih lanjut.

    Prudential Indonesia

    #PRUlinkGenerasiBaru #PRUlinkSyariahGenerasiBaru #PastiDikasihLebih
    . Saturday, September 29, 2018 .


    Kayanya sudah lama saya nggak ngajak kalian jalan-jalan kan ya? kali ini saya mau ajak kalian jalan-jalan ke hutan plus berkenalan dengan hasil hutan dari seluruh Indonesia. Kok bisa jalan-jalan ke hutan? Emang hutan ada hasilnya selain kayu?

    Kemarin saya berkesempatan untuk datang ke PUSAKA alias Pameran Usaha Kehutanan yang diselenggarakan di Hutan Pinus Mangunan, Bantul. Acara ini merupakan acara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bekerjasama dengan seluruh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di tingkat nasional.




    Hutan Bukan Cuma Menghasilkan Kayu

    Suasana bukit pinus mangunan yang asri dan sejuk ternyata bertambah cantik dengan kehadiran gazebo-gazebo dari kayu yang menjadi stand pameran KPH-KPH dari seluruh indonesia beserta para pelaku usaha industri kayu dan non kayu.

    Jadi kalo selama ini kalian berpikir bahwa hutan itu hanya memproduksi kayu, kalian (dan saya juga) salah besar! Jadi Industri Kehutanan memang memproduksi kayu, tapi ada juga produk-produk non-kayu seperti misalnya Olahan Pangan, Minyak, Madu, Gaharu, Getah dan lain sebagainya.

    Hutannya sendiri ada macem-macem. Ada hutan konservasi, ada hutan produksi dan hutan lindung. Hutan konservasi itu hutan yang fungsinya melindungi keanekaragaman hayati, kalo hutan produksi itu yang memroduksi produk kayu dan non-kayu, sedangkan kalo hutan lindung fungsi pokoknya adalah perlindungan sistem penyangga kehidupan

    Nah tugas KPHP atau Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi selain mengelola hutan adalah bekerja sama dengan masyarakat yang hidup disekitar hutan untuk mengelola hutan bersama-sama supaya masyarakatnya juga bisa bertambah makmur dan bisa merawat kelestarian hutan bersama-sama.

    Sumbangkan Satu Daun Bagi Hutan Kita

    photo credits: Nia from Deniathly

    Salah satu Balai Pengelolaan Hutan Produksi yang saya kunjungi kemarin adalah BPHP Wilayah XI Samarinda. Ada banyak cerita menarik dari rekan-rekan di BPHP Samarinda, karena BPHP yang satu ini mengelola produksi hutan yang berkaitan dengan pangan dimana salah satunya adalah kelengkeng super.

    Apa bedanya kelengkeng super ini dengan kelengkeng biasa? Jadi kelengkeng super ini bisa panen sepanjang tahun dengan jarak panen 3-4 bulan saja! kalo biasanya kelengkeng ini adalah buah musiman yang hanya bisa dipanen setahun sekali, masyarakat di wilayah Samarinda jadi bisa menikmati kelengkeng sepanjang tahun! Nah saat ini BPHP Samarinda sedang mempersiapkan panen perdana kelengkeng super ini bersama para petani kelengkeng yang dibina oleh BPHP, jadi kita tinggal tunggu tanggal mainnya sampai kita bisa menikmati kelengkeng super dari samarinda ini.

    Nggak cuma kelengkeng tapi juga masih banyak produk makanan yang diproduksi oleh masyarakat yang tinggal di lingkungan hutan yang dibina oleh BPHP. Tujuan pengelolaan bersama masyarakat ini tentunya untuk pemberdayaan masyarakat, karena apabila masyarakatnya makmur dari hasil hutan maka hutan juga pasti akan lestari karena dijaga oleh masyarakat.

    (jadi pengen ke samarinda huhuhu, teman-teman adakah yang dari samarinda? komen dibawah ya!)



    Nah di booth BPHP Samarinda juga ada aktivasi yang menarik nih; jadi kalau kamu menyumbangkan satu cap jempol di papan yang disediakan oleh BPHP Samarinda, berarti kamu turut menyumbang pohon bagi hutan lestari!

    (jadi anda nyumbang cap jempol gak? saya jelas nyumbang cap jempol dan dukungan bagi BPHP Kalimantan Timur untuk terus melestarikan hutan bersama masyarakat luas!

    Lalu.. Pak Jokowi pun Hadir di PUSAKA 2018!




    Akhirnya saya berkesempatan untuk melihat Pak Jokowi dari dekat. Sebagai fans pak Jokowi semenjak beliau menjabat menjadi walikota solo (dan saksi nyata betapa ibu-ibu hamil di solo seneng banget bela-belain ke balai kota buat dielus perutnya sama pak jokowi) tentunya saya seneng banget bisa melihat beliau dari dekat meskipun harus berdesak-desakan dengan kerumunan masyarakat yang juga sama senangnya bertemu Pak Jokowi.

    Seperti biasa Pak Jokowi menggunakan kemeja putih dan selepas melakukan acara seremonial dan mengunjungi tiap booth satu persatu (SERIUS SATU PERSATU DIMASUKIN COY) Pak Jokowi masih menyempatkan diri untuk bersalaman dengan masyarakat yang hadir meskipun udaranya panas dan MasyaAllah ramenyaaaaa...

    Ya gapapa meskipun belom bisa foto bareng maupun salaman dengan Pak Jokowi, saya tetap senang karena...

    Berbincang Dengan Ibu Siti Nurbaya Bakar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia



    Bagi kalian yang aktif di sosmed khususnya twitter pasti tidak asing lagi dengan Ibu Siti Nurbaya Bakar, menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena Ibu Siti Nurbaya sangat sering posting di sosmednya.

    Nah kali ini saya berkesempatan untuk bertemu dan berbincang dengan Ibu Siti Nurbaya mengenai generasi muda di Indonesia. Ibu Siti Nurbaya mengungkapkan bahwa generasi muda khususnya millenial merupakan harapan terbesar bangsa untuk menjadi garda depan pelestarian lingkungan dan kehutanan.

    Anak-anak muda khususnya blogger seharusnya bisa menyebarkan pesan-pesan positif soal kehutanan dan pelestarian lingkungan karena kita memiliki jaringan yang sangat luas. Dengan sosmed, kita bisa mengenal banyak orang, so spread the positive vibes!

    Bangga banget rasanya profesi blogger diakui influence nya oleh kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, khusunya Ibu Siti Nurbaya Bakar selaku menteri dan salah satu figur inspiring women di Indonesia!






    Harapan Bagi PUSAKA Kedepannya...

    Saya senang sekali selama acara PUSAKA ini saya bisa mengenal lebih dekat hutan Indonesia dan segala hasil produksinya. Ternyata, ada banyak sekali pihak yang terlibat dalam pengelolaan dan pelestarian hutan, dari masyarakat, petugas KPHP, polisi hutan, balai konservasi sampai para pengusaha kayu!

    Dari acara PUSAKA ini saya bisa bertemu rekan-rekan Polisi Hutan dari BKSDA dan teman-teman dari Gembira Loka Zoo yang memperjuangkan pengurangan sampah plastik dan perlindungan hewan dari perburuan liar. Saya juga belajar mengenai produksi madu hutan yang ternyata sangat beragam!

    Harapan saya sih kedepannya PUSAKA akan terus diadakan oleh KLHK supaya teman-teman dari berbagai kalangan bisa hadir dan terinspirasi karena acara ini menurut saya bermanfaat banget untuk membuka mata kita soal kehutanan Indonesia.

    Kenapa begitu? kalau selama ini acara-acara pameran dari pemerintah seringkali diasosiasikan secara negatif sebagai kegiatan yang menghamburkan anggaran, kesan saya terhadap PUSAKA sangat jauh berbeda.

    Selama acara, saya melihat tidak ada sampah khususnya sampah plastik, bahkan penggunaan plastik di tiap booth sangat dibatasi. Seluruh KPHP bahkan berlomba-lomba untuk menunjukkan potensi terbaik mereka, bahkan dengan antusias bercerita mengenai kegiatan yang mereka lakukan.

    Nggak percaya? Misalnya nih, di KPHP Papua Barat yang dengan teramat sangat niat membuat stand papeda dan ikan kuah kuning serta memberikan pertunjukan musik musik khas papua atau KPHP Denpasar yang sangat antusias bercerita soal madu-madu dari seluruh indonesia!

    Ada pula KPHP yang melakukan budidaya ulat sutra. Walaupun saya geli sekali dengan ulat, tapi melihat antusiasme teman-teman KPHP saya jadi semangat juga melihat proses produksi sutra dari ulat secara LIVE!

    All in all, kerasa banget niat edukasi KLHK dalam penyelenggaraan acara ini. Saya sangat bangga bisa hadir di PUSAKA 2018 dan semoga aja tahun depan akan ada acara serupa supaya saya bisa mengajak lebih banyak lagi teman-teman untuk ikut melihat betapa kayanya hutan Indonesia!


    Ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada BPHP Wilayah XI Samarinda yang sangat antusias mengundang rekan-rekan blogger jogja. Sangat bangga bisa mengenal rekan-rekan BPHP Kalimantan Timur yang sangat giat memberdayakan masyarakat agar bisa hidup dan berdampingan dengan hutan!


    . Sunday, September 16, 2018 .


    Sebelum saya menikah, saya sempat berbicara begini sama pak suami:
    "Bub, gue nggak siap jadi orang jawa"
    Yang mana disautin pak suami dengan sewot, "Emangnya Jakarta udah pindah ke Kalimantan?"