• about me
  • menu
  • categories
  • Agi Tiara Pranoto

    Agi Tiara Pranoto

    Seorang Blogger Indonesia yang berdomisili di Yogyakarta. Selain menulis, dia juga sangat hobi bermain game FPS. Cita-citanya adalah mendapatkan passive income sehingga tidak perlu bekerja di kantor, apa daya selama cita-cita itu belum tercapai, dia harus menikmati hari-harinya sebagai mediator kesehatan.

    [REVIEW] Logitech Pebble M350 -- Pebble Mouse Silent yang Surprisingly Nyaman!

    logitech pebble mouse m350 review

    Kalau kemarin saya sudah membahas Logitech K380, kali ini saya akan membahas ((jodohnya)) yaitu Pebble Mouse Logitech M350 yang juga gemes dan berwarna pink.

    Nggak, postingan ini nggak bersponsor karena saya beli sendiri pas shopee 9.9 siapalah saya--tapi jujur rasanya ngebahas Logitech K380 tanpa ngebahas mouse yang satu ini rasanya bagai makan sei tanpa kuah--ya nggak apa-apa sih, tapi kaya ada yang kurang gitu,

    Sama seperti Keyboard Logitech K380, seri mouse pebble dari logitech ini adalah seri mouse multi device, portable dan tentu saja punya warna-warna gemas yang menggoda. Buat yang ketinggalan review Logitech K380 dari saya, bisa baca postingan berikut ya. 

    Jujur saya sangat meremehkan mouse yang satu ini karena saya sangat terbiasa dengan mouse gaming yang bentuknya bulky dan udah pasti nyaman di tangan sedangkan dari bentuknya aja, Pebble Mouse ini keliatan ((lempeng)) aja.

    Huapakah asumsi saya benar? Mari kita kupas tuntas review selengkapnya di postingan berikut ini!

    Penampilan Logitech Pebble Mouse M350



    Meski dari tipenya saya yakin kita pengen banget berteriak "M350... BISAAA!!!" tapi melihat tampilan mouse ini untuk pertama kalinya saya sempat su'udzon alias berprasangka buruk. 

    Meski dia punya 5 pilihan warna dengan warna-warna pastel yang menggemaskan (putih, hitam, pink/rose, hijau pastel dan biru pastel), saya tetep sempat kurang sreg dengan bentuk mouse yang satu ini.

    Apa masalahnya? Karena di postingan sosmed maupun marketplace menampilkan Mouse M350 ini sebagai mouse yang LURUS. 

    Ini sempat bikin saya khawatir kalau keyboard ini nggak ergonomis, apalagi mengingat saya punya sejarah carpal tunnel syndrome bikin saya jadi maju mundur untuk membeli keyboard yang satu ini. 

    Lalu kenapa tetap saya beli? Karena..... saya udah males banget nutul-nutulin jari di layar iPad pas ngetik, asli. Saya kangen mouse yang bisa diarahkan sesuka hati. Berdasarkan riset saya waktu itu ada dua mouse dari logitech yang multi-device dan cukup iPad Friendly yaitu Logitech Pebble Mouse M350 ini dan M590. Sebenernya ada lagi sih M720 Triathlon tapi yuyur ini diluar budget saya :))

    Tadinya saya mau beli M590 tapi entah kenapa jiwa shio ayam saya memberontak sehingga saya merasa harus banget matching sama si Logitech K380. Akhirnya dengan alasan yang teramat sangat vain saya membeli M350 dengan segudang pembenaran dikepala saya antara lain karena ((warnanya matching)) dan ((sesuai shio)) segala shio dibawa-bawa dalam masalah beli mouse itu gimana saya juga gak paham.

    Jadi pas si M350 datang.... YUYUR SEGALA KESUUDZONAN SAYA BATAL. 

    Kenapa? Karena M350 bisa ini ternyata nggak lurus-lurus amat. Bentuknya emang kaya pebble alias batu apung, tapi bagian belakang mouse slightly lebih tinggi daripada bagian depan. Ini menjadikan mousenya tetap sangat nyaman dipegang dan nggak lurus kaku seperti bayangan saya.

    Ini saya seneng banget meskipun saya dicengin habis habisan sama Pak Suami karena sempat menyamakan bentuk si M350 dengan mouse hadiah seminar :(( Maafin aku logitech, foto dari kalian menipu sih #tetapgakmaudisalahin

    Multi Device Mouse 

    logitech m350 pebble


    Logitech Pebble Mouse M350 ini berasa banget ke-multi device-annya meski hanya bisa menggunakan dua device sekaligus. Jadi mouse ini menggunakan dua tipe koneksi yaitu Dongle 2.4ghz seperti mouse wireless pada umumnya DAN bluetooth module. 

    Jadi, kalian bisa pasang dongle USB 2.4 ghz nya di laptop dan bluetooth modulenya dikoneksikan ke gadget lain yang menggunakan bluetooth misalnya aja iPad. Iya saya pake contohnya iPad mulu karena adanya itu :(( kali-kali aja ada yang mau nyumbang gadget lain #diteplak

    Untuk tombol switchnya ada di bagian bawah mouse dengan lampu indikator dua warna yaitu hijau dan biru. Jadi kalau lampunya berwarna hijau berarti dia sedang terkoneksi ke perangkat yang dipasangi USB dongle 2.4 ghz dan kalau lampunya berwarna biru berarti dia sedang terkoneksi ke perangkat yang menggunakan bluetooth

    Review User Experience Logitech M350 Pebble Mouse




    Saya cukup enjoy menggunakan Logitech M350 ini karena ngga bikin pergelangan tangan sakit jika digunakan dalam jangka waktu yang normal-normal aja selayaknya orang bekerja. On the other hand, saya sangat nggak merekomendasikan mouse ini buat ngegame dalam jangka waktu panjang karena ini bukan mouse gaming dan pegel shay....

    Oh ya, disclaimer sedikit, jari saya tipenya adalah jari yang pendek tapi ginuk-ginuk alias mirip lengkuas, jadi mouse ini terasa cukup pas di tangan saya, walaupun kalau sizenya sedikit lebih besar saya juga nggak akan komplain heheheh :))

    Tampilan Minimalis Tapi Tetep Fungsional

    oh ya, ini lagi yang saya suka dari logitech M350. Meski bentuk dan ukurannya minimal, tapi mouse ini tetap fungsional banget menurut saya. Jadi untuk menyimpan si dongle bluetooth ini kalian cukup membuka bagian atas mousenya. 

    Bukanya juga gak susah kok, karena cover penutupnya ini menggunakan magnet, jadi gampang dibuka tutup tapi juga ngga gampang copot. 

    Di bagian dalam mouse kalian bisa menemukan batere dan tempat penyimpanan dongle. Jadi kalian ngga perlu takut si dongle ilang layaknya mouse-mouse yang donglenya disimpan dibagian bawah mouse gitu karena donglenya aman ada didalam mousenya. 

    Material

    Mouse ini punya material yang hampir sama dengan Logitech K380, jadi saya juga cukup berhati-hati untuk tidak ngespill tinta pulpen, kuah rendang, lipstick atau apappun yang berptensi memperbuluk keyboard ini. 

    Meski materialnya terasa mirip tapi mouse ini SANGAT AMAT RINGAN. Asli nggak berasa sedang pegang mouse. Karena perbandingannya dengan mouse saya yang satu lagi yaitu Fantech Crypto VX7 yang segede gaban, jadi ya ngebawa logitech M350 ini kaya berasa ngangkat bulu aja gitu. Jangan tanya bulu apa ya, bapack bapack banget jokes lo. 

    Yang membuat jiwa aesthetic saya terpelatuck adalah karena karet bantalan mouse ini.... warnanya putih. dan seiring pemakaian tentunya jadi kotor dan coklat gitu dong kzl :(

    Akhirnya solusinya adalah... saya bersihin pake micellar water dan memudar. Lumayanlah daripada coklat-coklat jorok kaya nggak dirawat hmmm

    Sensor, Button dan Scrolling


    Mouse ini merupakan silent mouse alias bunyi kliknya sama sekali nggak heboh bahkan nyaris tidak terdengar. Meskipun silent mouse tapi feel clicking di jarinya tetap berasa lho, jadi kalian nggak akan kehilangan experience ngeklik-ngeklik selama menggunakan mouse ini.

    Mouse ini punya resolusi sensor sebesar 1000 DPI. Sebagai pengguna mouse gaming tentunya resolusi 1000 DPI ini nggak terlalu besar, tapi kalau untuk kepentingan office dan sehari-hari resolusi 1000 DPI ini terhitung cepat dan lebih dari cukup. 

    Yang saya suka, mouse ini punya scrolling wheel mechanical, alias scrollnya bukan scroll penuh kepalsuan yang scrolling wheelnya nggak geser gitu. 

    Scrolling wheel dari Logitech M350 ini bener-bener berbentuk roda dan bisa di middle click. Kemampuan scrollingnya juga cukup cepat. Ini sangat membantu buat kalian yang kerjaannya ngereview dokumen berlembar lembar. Roda scrolling wheel yang cukup besar juga cukup nyaman di jari, sehingga kegiatan scrolling terasa natural. 

    Interkoneksi dan Portabilitas




    Saya belum pernah merasakan gangguan koneksi selama saya menggunakan Logitech M350 ini baik saat menggunakan bluetooth maupun 2.4 ghz USB dongle bawaan si Logitech. Mouse ini bener-bener mudah dikoneksikan dan nggak ribet--padahal kalo saya baca, dia menggunakan Bluetooth 3.0 sementara earpiece TWS saya aja udah pake bluetooth 5 hehehe. 

    Mouse ini bisa digunakan dengan iPad meskipun kalian tau sendiri jika mouse di iPad masih simulating touch sehingga cursornya berbentuk bulat. Yang saya baca juga si Logitech Pebble Mouse M350 ini bisa digunakan dengan Microsoft Surface, tapi sekali lagi saya belum pernah coba karena sayapun nggak punya Surface hehehe

    Batere

    Mouse ini menggunakan 1 batere berukuran AA dan seperti produk Logitech lainnya, dia datang dengan batere bawaan yang diklaim bisa dipakai sampai dengan 18 bulan--tapi kalo yang saya baca-baca sih kebanyakan orang bisa memakai mouse ini sampai 2 tahunan sebelum mengganti batre.

    Kalo dari battery indicator di iPad sih sampai sekarang mouse saya masih full-full aja battery-nya hehehe. Ini semua karena dia menggunakan bluetooth low energy jadi nggak menguras batre baik itu batere iPadnya maupun Batere mousenya.

    Kesimpulan

    Yuyur mouse ini cukup nyaman dan sangat gampang dibawa kemana-mana tapi harganya juga lumayan mahal buat saya yaitu sekitar 300 ribuan. Harganya ini termaafkan karena dia designnya bagus dan dia punya teknologi multi device yang bikin saya bisa membawa satu mouse yang bisa dikoneksikan ke beberapa gadget sekaligus.

    Meski designnya bukan tipe yang nampak ergonomis dan nyaman digenggam tapi buat saya mouse ini nyaman sekali untuk dipakai bekerja dengan load yang biasa selama pergelangan tangan juga lurus dan nggak nekuk.

    Tapi kalo mau gaming yang hardcore sih saya tetep ngga menyarankan keyboard ini ya. Selain bentuknya yang emang ga didesign buat ngegame, DPI-nya juga nggak begitu tinggi sehingga aku kurang menyarankan mouse ini untuk ngegame. Kalo untuk sehari-hari dan office work sih udah lebih dari cukup yaaa

    Di website Logitech indonesia di list kalo harganya sekitar Rp.489.000, HOWEVER.... kalo kalian beli di official logitech store di shopee harganya akan jauh lebih murah yaitu sekitar 300 ribuan aja. 

    Sok dibeli dan kembaran mpuse sama akuuuu 

    logitech pebble mouse m350 review

    Kalau kemarin saya sudah membahas Logitech K380, kali ini saya akan membahas ((jodohnya)) yaitu Pebble Mouse Logitech M350 yang juga gemes dan berwarna pink.

    Nggak, postingan ini nggak bersponsor karena saya beli sendiri pas shopee 9.9 siapalah saya--tapi jujur rasanya ngebahas Logitech K380 tanpa ngebahas mouse yang satu ini rasanya bagai makan sei tanpa kuah--ya nggak apa-apa sih, tapi kaya ada yang kurang gitu,

    Sama seperti Keyboard Logitech K380, seri mouse pebble dari logitech ini adalah seri mouse multi device, portable dan tentu saja punya warna-warna gemas yang menggoda. Buat yang ketinggalan review Logitech K380 dari saya, bisa baca postingan berikut ya. 

    Jujur saya sangat meremehkan mouse yang satu ini karena saya sangat terbiasa dengan mouse gaming yang bentuknya bulky dan udah pasti nyaman di tangan sedangkan dari bentuknya aja, Pebble Mouse ini keliatan ((lempeng)) aja.

    Huapakah asumsi saya benar? Mari kita kupas tuntas review selengkapnya di postingan berikut ini!

    Penampilan Logitech Pebble Mouse M350



    Meski dari tipenya saya yakin kita pengen banget berteriak "M350... BISAAA!!!" tapi melihat tampilan mouse ini untuk pertama kalinya saya sempat su'udzon alias berprasangka buruk. 

    Meski dia punya 5 pilihan warna dengan warna-warna pastel yang menggemaskan (putih, hitam, pink/rose, hijau pastel dan biru pastel), saya tetep sempat kurang sreg dengan bentuk mouse yang satu ini.

    Apa masalahnya? Karena di postingan sosmed maupun marketplace menampilkan Mouse M350 ini sebagai mouse yang LURUS. 

    Ini sempat bikin saya khawatir kalau keyboard ini nggak ergonomis, apalagi mengingat saya punya sejarah carpal tunnel syndrome bikin saya jadi maju mundur untuk membeli keyboard yang satu ini. 

    Lalu kenapa tetap saya beli? Karena..... saya udah males banget nutul-nutulin jari di layar iPad pas ngetik, asli. Saya kangen mouse yang bisa diarahkan sesuka hati. Berdasarkan riset saya waktu itu ada dua mouse dari logitech yang multi-device dan cukup iPad Friendly yaitu Logitech Pebble Mouse M350 ini dan M590. Sebenernya ada lagi sih M720 Triathlon tapi yuyur ini diluar budget saya :))

    Tadinya saya mau beli M590 tapi entah kenapa jiwa shio ayam saya memberontak sehingga saya merasa harus banget matching sama si Logitech K380. Akhirnya dengan alasan yang teramat sangat vain saya membeli M350 dengan segudang pembenaran dikepala saya antara lain karena ((warnanya matching)) dan ((sesuai shio)) segala shio dibawa-bawa dalam masalah beli mouse itu gimana saya juga gak paham.

    Jadi pas si M350 datang.... YUYUR SEGALA KESUUDZONAN SAYA BATAL. 

    Kenapa? Karena M350 bisa ini ternyata nggak lurus-lurus amat. Bentuknya emang kaya pebble alias batu apung, tapi bagian belakang mouse slightly lebih tinggi daripada bagian depan. Ini menjadikan mousenya tetap sangat nyaman dipegang dan nggak lurus kaku seperti bayangan saya.

    Ini saya seneng banget meskipun saya dicengin habis habisan sama Pak Suami karena sempat menyamakan bentuk si M350 dengan mouse hadiah seminar :(( Maafin aku logitech, foto dari kalian menipu sih #tetapgakmaudisalahin

    Multi Device Mouse 

    logitech m350 pebble


    Logitech Pebble Mouse M350 ini berasa banget ke-multi device-annya meski hanya bisa menggunakan dua device sekaligus. Jadi mouse ini menggunakan dua tipe koneksi yaitu Dongle 2.4ghz seperti mouse wireless pada umumnya DAN bluetooth module. 

    Jadi, kalian bisa pasang dongle USB 2.4 ghz nya di laptop dan bluetooth modulenya dikoneksikan ke gadget lain yang menggunakan bluetooth misalnya aja iPad. Iya saya pake contohnya iPad mulu karena adanya itu :(( kali-kali aja ada yang mau nyumbang gadget lain #diteplak

    Untuk tombol switchnya ada di bagian bawah mouse dengan lampu indikator dua warna yaitu hijau dan biru. Jadi kalau lampunya berwarna hijau berarti dia sedang terkoneksi ke perangkat yang dipasangi USB dongle 2.4 ghz dan kalau lampunya berwarna biru berarti dia sedang terkoneksi ke perangkat yang menggunakan bluetooth

    Review User Experience Logitech M350 Pebble Mouse




    Saya cukup enjoy menggunakan Logitech M350 ini karena ngga bikin pergelangan tangan sakit jika digunakan dalam jangka waktu yang normal-normal aja selayaknya orang bekerja. On the other hand, saya sangat nggak merekomendasikan mouse ini buat ngegame dalam jangka waktu panjang karena ini bukan mouse gaming dan pegel shay....

    Oh ya, disclaimer sedikit, jari saya tipenya adalah jari yang pendek tapi ginuk-ginuk alias mirip lengkuas, jadi mouse ini terasa cukup pas di tangan saya, walaupun kalau sizenya sedikit lebih besar saya juga nggak akan komplain heheheh :))

    Tampilan Minimalis Tapi Tetep Fungsional

    oh ya, ini lagi yang saya suka dari logitech M350. Meski bentuk dan ukurannya minimal, tapi mouse ini tetap fungsional banget menurut saya. Jadi untuk menyimpan si dongle bluetooth ini kalian cukup membuka bagian atas mousenya. 

    Bukanya juga gak susah kok, karena cover penutupnya ini menggunakan magnet, jadi gampang dibuka tutup tapi juga ngga gampang copot. 

    Di bagian dalam mouse kalian bisa menemukan batere dan tempat penyimpanan dongle. Jadi kalian ngga perlu takut si dongle ilang layaknya mouse-mouse yang donglenya disimpan dibagian bawah mouse gitu karena donglenya aman ada didalam mousenya. 

    Material

    Mouse ini punya material yang hampir sama dengan Logitech K380, jadi saya juga cukup berhati-hati untuk tidak ngespill tinta pulpen, kuah rendang, lipstick atau apappun yang berptensi memperbuluk keyboard ini. 

    Meski materialnya terasa mirip tapi mouse ini SANGAT AMAT RINGAN. Asli nggak berasa sedang pegang mouse. Karena perbandingannya dengan mouse saya yang satu lagi yaitu Fantech Crypto VX7 yang segede gaban, jadi ya ngebawa logitech M350 ini kaya berasa ngangkat bulu aja gitu. Jangan tanya bulu apa ya, bapack bapack banget jokes lo. 

    Yang membuat jiwa aesthetic saya terpelatuck adalah karena karet bantalan mouse ini.... warnanya putih. dan seiring pemakaian tentunya jadi kotor dan coklat gitu dong kzl :(

    Akhirnya solusinya adalah... saya bersihin pake micellar water dan memudar. Lumayanlah daripada coklat-coklat jorok kaya nggak dirawat hmmm

    Sensor, Button dan Scrolling


    Mouse ini merupakan silent mouse alias bunyi kliknya sama sekali nggak heboh bahkan nyaris tidak terdengar. Meskipun silent mouse tapi feel clicking di jarinya tetap berasa lho, jadi kalian nggak akan kehilangan experience ngeklik-ngeklik selama menggunakan mouse ini.

    Mouse ini punya resolusi sensor sebesar 1000 DPI. Sebagai pengguna mouse gaming tentunya resolusi 1000 DPI ini nggak terlalu besar, tapi kalau untuk kepentingan office dan sehari-hari resolusi 1000 DPI ini terhitung cepat dan lebih dari cukup. 

    Yang saya suka, mouse ini punya scrolling wheel mechanical, alias scrollnya bukan scroll penuh kepalsuan yang scrolling wheelnya nggak geser gitu. 

    Scrolling wheel dari Logitech M350 ini bener-bener berbentuk roda dan bisa di middle click. Kemampuan scrollingnya juga cukup cepat. Ini sangat membantu buat kalian yang kerjaannya ngereview dokumen berlembar lembar. Roda scrolling wheel yang cukup besar juga cukup nyaman di jari, sehingga kegiatan scrolling terasa natural. 

    Interkoneksi dan Portabilitas




    Saya belum pernah merasakan gangguan koneksi selama saya menggunakan Logitech M350 ini baik saat menggunakan bluetooth maupun 2.4 ghz USB dongle bawaan si Logitech. Mouse ini bener-bener mudah dikoneksikan dan nggak ribet--padahal kalo saya baca, dia menggunakan Bluetooth 3.0 sementara earpiece TWS saya aja udah pake bluetooth 5 hehehe. 

    Mouse ini bisa digunakan dengan iPad meskipun kalian tau sendiri jika mouse di iPad masih simulating touch sehingga cursornya berbentuk bulat. Yang saya baca juga si Logitech Pebble Mouse M350 ini bisa digunakan dengan Microsoft Surface, tapi sekali lagi saya belum pernah coba karena sayapun nggak punya Surface hehehe

    Batere

    Mouse ini menggunakan 1 batere berukuran AA dan seperti produk Logitech lainnya, dia datang dengan batere bawaan yang diklaim bisa dipakai sampai dengan 18 bulan--tapi kalo yang saya baca-baca sih kebanyakan orang bisa memakai mouse ini sampai 2 tahunan sebelum mengganti batre.

    Kalo dari battery indicator di iPad sih sampai sekarang mouse saya masih full-full aja battery-nya hehehe. Ini semua karena dia menggunakan bluetooth low energy jadi nggak menguras batre baik itu batere iPadnya maupun Batere mousenya.

    Kesimpulan

    Yuyur mouse ini cukup nyaman dan sangat gampang dibawa kemana-mana tapi harganya juga lumayan mahal buat saya yaitu sekitar 300 ribuan. Harganya ini termaafkan karena dia designnya bagus dan dia punya teknologi multi device yang bikin saya bisa membawa satu mouse yang bisa dikoneksikan ke beberapa gadget sekaligus.

    Meski designnya bukan tipe yang nampak ergonomis dan nyaman digenggam tapi buat saya mouse ini nyaman sekali untuk dipakai bekerja dengan load yang biasa selama pergelangan tangan juga lurus dan nggak nekuk.

    Tapi kalo mau gaming yang hardcore sih saya tetep ngga menyarankan keyboard ini ya. Selain bentuknya yang emang ga didesign buat ngegame, DPI-nya juga nggak begitu tinggi sehingga aku kurang menyarankan mouse ini untuk ngegame. Kalo untuk sehari-hari dan office work sih udah lebih dari cukup yaaa

    Di website Logitech indonesia di list kalo harganya sekitar Rp.489.000, HOWEVER.... kalo kalian beli di official logitech store di shopee harganya akan jauh lebih murah yaitu sekitar 300 ribuan aja. 

    Sok dibeli dan kembaran mpuse sama akuuuu 

    . Rabu, 13 Januari 2021 .

    3 komentar

    1. Emang jodoh banget nih keyboard LOGITECH K380 sama Pebble Mouse Logitech M350. Jujur waktu lo liatin, gw juga jadi ketagihan ngetik dan klik sana sini jadinya. Memang yhaaa anda kalo soal barang yang berjodoh tetep harus bawa shio segala :)))

      BalasHapus
    2. Waduh nyesel juga rasanya waktu itu gak beli mouse ini. Aku malah beli mouse Logitech yg biasa aja, padahal harganya meskipun agak mahal tapi gak jauh beda rentang harganya.
      Yang saya liat dari review ini, mouse ini dikatakan datar dan awalnya akan kurang enak dipakai karena terlihat datar di bagian atasnya. Tapi setelah saya perhatian lagi itu hanya bagian atas saja, si bagian bawah tetep saja sama, bagian belakang lebih tinggi dari depan. Logitech terbaik lah pokoknya

      BalasHapus
    3. thank you reviewnya kak, kebetulan lagi cari mouse juga bisa buat referensi

      BalasHapus

    popular posts

    IBX5B00F39DDBE69