• about me
  • menu
  • categories
  • Agi Tiara Pranoto

    Agi Tiara Pranoto

    Seorang Blogger Indonesia yang berdomisili di Yogyakarta. Selain menulis, dia juga sangat hobi bermain game FPS. Cita-citanya adalah mendapatkan passive income sehingga tidak perlu bekerja di kantor, apa daya selama cita-cita itu belum tercapai, dia harus menikmati hari-harinya sebagai mediator kesehatan.

    5 Alasan Kenapa Kamu Butuh VPN

    kapan butuh VPN

    Selama WFH ini saya seringkali mendengar ((teman-teman)) saya mengeluh karena harus mengajari orang-orang kantor menggunakan VPN jika harus berkorespondensi seputar masalah kantor. 

    Sebagai orang yang menggunakan VPN hanya untuk baca scanlation manga kantornya tidak pake VPN tentunya saya cannot relate. Tapi kalau kamu ada disini membaca artikel ini sekarang berarti kamu sedang mempertimbangkan apakah kamu butuh VPN atau tidak.

    Mari kita berkenalan dulu dengan VPN. Silahkan baca artikel ini, nggak panjang kok (semoga)

    Apa Itu VPN?

    VPN atau Virtual Private Network yaitu layanan kneksi yang memberikan akses kepada website secara aman dan private dengan mengubah jalur koneksi melalui server-server tertentu sehingga pertukaran data yang terjadi selama kamu mengakses VPN ini jadi tersembunyi. 

    Misalnya gini, kalau kalian mengakses duckofyork, seenggaknya saya bisa melihat IP kalian, dan dari situ saya bisa tau kalian dari negara apa, pake ISP apa dan info-info lainnya. Dengan menggunakan VPN saya jadi nggak bisa melacak kalian dari mana karena koneksi kalian sengaja dilewatkan server server yang seolah olah menjadi lorong-lorong tersembunyi. 

    Nanti saya akan melihat koneksi datang dari server VPN kalian. Ini penting untuk melindungi privacy pengguna website. 

    Bagaimana Cara Kerja VPN?

    Jadi yang paling umum nih, kamu akan menginstall sebuah software VPN ke dalam komputer atau smartphone kamu. Penyedianya beragam dan kita bahas nanti ya. Nah begitu software VPN ini dinyalakan, dia akan mengenkripsi atau mengunci data kamu--bahkan sebelum ISP kamu mendeteksi datamu. 

    Tapi VPN ini bisa juga disetting manual gitu. Beberapa kantor menggunakan setting VPN manual ini di laptop bawaan kantor sehingga data yang dikirimkan semua terbaca sebagai data jaringan kantor (plus ketauan deh kalian buka apa aja pake laptop kantor lol)

    Nah data ini nantinya akan diteruskan ke VPN Server yang bersangkutan. Oleh Server ini nantinya data kamu baru diteruskan ke website ataupun aplikasi online yang kamu pakai. Nah Websitenya akan membaca kedatangan koneksi dari VPN Server, bukan lokasimu yang sesungguhnya. Data yang dibaca pun adalah enkripsi data alias data yang sudah terkunci bukan data yang gamblang telanjang dan bisa dibaca semua orang.

    Kalau tidak mengunakan VPN ini maka data kamu akan dikirim secara telanjang dan bisa saja dibaca baik oleh website ataupun pihak ketiga lainnya. Ya kalo datanya nggak penting-penting amat kayak pencarian resep sop konro buat variasi makan siang minggu depan mah enggak apa-apa... tapi kalo rahasia kantor dan rahasia negara? Ini baru jadi masalah. 

    Kapan Kamu Butuh VPN?

    1. Saat WFH dan Butuh Mengakses Jaringan Kantor

    Banyak sekali kantor-kantor yang memanfaatkan VPN untuk melakukan remote access.  Hal ini dikarenakan seringnya akses pegawai terhadap informasi-informasi bisnis yang sifatnya sensitif, misal e-mail soal bisnis, trade secret dan lain-lain. 

    Jadi kalau misalnya pegawai mau mengerjakan tugas kantor dari rumah, maka dia harus mengakses VPN kantor terlebih dulu agar datanya terenkripsi dan data yang dikirim akan terbaca dengan asal dari jaringan kantor. 

    2. Saat Butuh Membuka Konten Yang Terestriksi Wilayah

    Jujur siapa yang sebel situs baca manga di Indonesia banyak yang kena internet positif? Saya sering banget sebel saat reddit dan situs manga kena banned di Indonesia. 

    Nah untuk mengakali membuka reddit dan membaca episode terbaru detective conan saya menggunakan VPN agar saya terlihat seperti mengakses konten dari negara lain misalnya saja vietnam. 

    Ini juga penting untuk mendownload mixtape yang kena geo-restriction sehingga nggak available di Indonesia. Because you can take a girl out of boiler room, but you can't take boiler room out of a girl. 

    3. Kalau Kamu Sering Menggunakan WIFI Di Tempat Umum

    Halo teman-teman fakir kuota, kamu tahu nggak kalau WIFI di tempat umum itu tidak aman? 

    Emang sih Public WIFI itu convenient banget, selain gratis juga mempermudah akses internet... TAPIIIII.... keamanan wifi umum itu nggak ada yang bisa jamin lho. 

    Sebagai contoh kalau saya seorang hacker, saya bisa saja menyadap data-data yang kamu kirimkan dengan wifi umum tersebut. Detilnya gimana, jangan tanya saya, saya bukan hacker. 

    Tapi kalau kalian pake VPN, data yang kalian kirim akan terenkripsi sehingga pihak ketiga nggak bisa liat apa yang kamu akses. Oleh karena itu akan jauh lebih aman saat kamu mengakses informasi seperti mobile banking atau informasi sensitif lainnya

    4. Untuk Mencegah Bandwidth Throttling

    Ini adalah musuhnya temen-temen provider sebelah yang katanya kalo kebanyakan netflixan mendadak speed internetnya turun. Ini adalah perlambatan bandwidth yang disengaja oleh ISP supaya kalian nggak monopoli bandwidth dan semua user yang sharing bandwidth sama kalian tetap bisa buka internet.

    Pengguna ISP warnet di rumah sangat nggak bisa relate dengan drama-drama ini #Sombong

    Kemunculan Bandwidth throttling ini biasanya akan dibarengi dengan kegiatan yang membutuhkan bandwidth besar seperti streaming, file sharing, jadi host p2p dan masih banyak lagi. Ini memang sengaja dilakukan oleh ISP supaya jaringannya nggak lemot mendadak dan bandwidth yang ada cukup untuk dipakai semua pengguna. 

    Nah VPN akan mengenkripsi traffic internet kita sehingga ISP tidak akan bisa melihat aktivitas online yang kita lakukan, jadi lebih aman dari Bandwidth Throttling

    5. Menghindari Ad Tracker

    Ini sering terjadi di negara berflower. Bosan melihat iklan youtube dengan iklan negara sendiri (sumpah cape banget sama iklan yang nggak bisa diskip) seorang blogger memutuskan pake VPN yang IP nya pake IP Jepang. 

    Biar iklannya jadi iklan jepang lol. 

    Kadang buat beberapa orang menggunakan VPN ini adalah untuk menjaga agar ads yang ditampilkan nantinya bukan ads yang sesuai dengan konten yang biasa diakses. 

    Karena buat sebagian bapak-bapak, males banget dapat iklan susu bayi terus menerus pas lagi browsing spare part otomotif (lirik pak suami si pengabdi iklan susu bayi karena saya doyan buka promo sale 99 yang isinya susu susuan)


    vpn-infographic



    Kelemahan VPN

    OK tadi kita sudah bahas apa itu VPN dan kelebihannya--tapi seperti kata doraemon, "Nobody's Perfect" 

    VPN juga sama, nggak ada yang sempurna kecuali Jay Park semua ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Beberapa kelemahan VPN diantaranya:

    1. Speed Lebih Lambat

    karena harus mengenkripsi data dan mengalihkan data lewat server lain, seringkali koneksi yang menggunakan VPN jadi lebih lambat. 

    Saya sering denger kolega ((teman-teman)) saya ngomel terus menerus kalo koneksinya lebih lambat dan nggak stabil jika menggunakan VPN. Belum lagi kalau pada dasarnya rumahnya sudah susah sinyal, wassalam. 

    2. Nggak Semua OS Punya Software VPN yang otomatis

    Jujur karena saya pengguna macOS (dan kadang windows) pilihan VPN yang bisa saya pakai itu BUANYAK SEKALI. 

    Sayangnya saya nggak bisa bilang sama dengan teman-teman pengguna endless os, linux dan chromebook nih. 

    buat para pengguna hape jadul cekrek cekrek juga belom tentu punya software VPN yang otomatis terinstall dan memudahkan kehidupan. Jadi VPN harus diatur secara manual pada perangkat atau OS yang digunakan. 

    Nah ini membutuhkan kesabaran (bagi para pengguna awam seperti saya) untuk menyimak penjelasan dari geng IT mengenai VPN yang digunakan--meski ujung-ujungnya kasih remote viewer biar mereka bisa otak atik sendiri. 

    3. Salah Pilih VPN malah bahaya!

    Tau nggak sih kalo sekarang banyak banget VPN abal-abal??

    Iya judulnya sih VPN, tapi data sama sekali nggak dienkripsi--bahkan konfigurasinya gak beres sehingga malah informasimu kemana-mana dan bikin kamu vulnerable.

    Belom lagi kalau penyedia VPN kamu bukannya melindungi aktivitas surfing tapi malah menyadap segala pergerakan di Internet. Ini ngeselin banget sih!

    Makanya pilihlah penyedia VPN yang sudah terpercaya dan berkualitas. Jika terpaksa banget menggunakan VPN yang gratisan ya pilihlah penyedia server VPN yang memang terpercaya seperti Nord VPN misalnya. Memang service VPN premium seperti Nord VPN ini berbayar tapi worth it banget untuk mengamankan data-data kamu. Harganya pun nggak mahal, hanya 11 dollar perbulannya aja--kurleb sama dengan ongkos ngopi cantik seminggu kan ya?

    Nanti saya bahas lagi soal kelebihan dan kekurangan VPN premium ini di post lainnya ya. Untuk saat ini udah dulu, nanti kalian malah stress baca soal VPN ini. See you next post!

    kapan butuh VPN

    Selama WFH ini saya seringkali mendengar ((teman-teman)) saya mengeluh karena harus mengajari orang-orang kantor menggunakan VPN jika harus berkorespondensi seputar masalah kantor. 

    Sebagai orang yang menggunakan VPN hanya untuk baca scanlation manga kantornya tidak pake VPN tentunya saya cannot relate. Tapi kalau kamu ada disini membaca artikel ini sekarang berarti kamu sedang mempertimbangkan apakah kamu butuh VPN atau tidak.

    Mari kita berkenalan dulu dengan VPN. Silahkan baca artikel ini, nggak panjang kok (semoga)

    Apa Itu VPN?

    VPN atau Virtual Private Network yaitu layanan kneksi yang memberikan akses kepada website secara aman dan private dengan mengubah jalur koneksi melalui server-server tertentu sehingga pertukaran data yang terjadi selama kamu mengakses VPN ini jadi tersembunyi. 

    Misalnya gini, kalau kalian mengakses duckofyork, seenggaknya saya bisa melihat IP kalian, dan dari situ saya bisa tau kalian dari negara apa, pake ISP apa dan info-info lainnya. Dengan menggunakan VPN saya jadi nggak bisa melacak kalian dari mana karena koneksi kalian sengaja dilewatkan server server yang seolah olah menjadi lorong-lorong tersembunyi. 

    Nanti saya akan melihat koneksi datang dari server VPN kalian. Ini penting untuk melindungi privacy pengguna website. 

    Bagaimana Cara Kerja VPN?

    Jadi yang paling umum nih, kamu akan menginstall sebuah software VPN ke dalam komputer atau smartphone kamu. Penyedianya beragam dan kita bahas nanti ya. Nah begitu software VPN ini dinyalakan, dia akan mengenkripsi atau mengunci data kamu--bahkan sebelum ISP kamu mendeteksi datamu. 

    Tapi VPN ini bisa juga disetting manual gitu. Beberapa kantor menggunakan setting VPN manual ini di laptop bawaan kantor sehingga data yang dikirimkan semua terbaca sebagai data jaringan kantor (plus ketauan deh kalian buka apa aja pake laptop kantor lol)

    Nah data ini nantinya akan diteruskan ke VPN Server yang bersangkutan. Oleh Server ini nantinya data kamu baru diteruskan ke website ataupun aplikasi online yang kamu pakai. Nah Websitenya akan membaca kedatangan koneksi dari VPN Server, bukan lokasimu yang sesungguhnya. Data yang dibaca pun adalah enkripsi data alias data yang sudah terkunci bukan data yang gamblang telanjang dan bisa dibaca semua orang.

    Kalau tidak mengunakan VPN ini maka data kamu akan dikirim secara telanjang dan bisa saja dibaca baik oleh website ataupun pihak ketiga lainnya. Ya kalo datanya nggak penting-penting amat kayak pencarian resep sop konro buat variasi makan siang minggu depan mah enggak apa-apa... tapi kalo rahasia kantor dan rahasia negara? Ini baru jadi masalah. 

    Kapan Kamu Butuh VPN?

    1. Saat WFH dan Butuh Mengakses Jaringan Kantor

    Banyak sekali kantor-kantor yang memanfaatkan VPN untuk melakukan remote access.  Hal ini dikarenakan seringnya akses pegawai terhadap informasi-informasi bisnis yang sifatnya sensitif, misal e-mail soal bisnis, trade secret dan lain-lain. 

    Jadi kalau misalnya pegawai mau mengerjakan tugas kantor dari rumah, maka dia harus mengakses VPN kantor terlebih dulu agar datanya terenkripsi dan data yang dikirim akan terbaca dengan asal dari jaringan kantor. 

    2. Saat Butuh Membuka Konten Yang Terestriksi Wilayah

    Jujur siapa yang sebel situs baca manga di Indonesia banyak yang kena internet positif? Saya sering banget sebel saat reddit dan situs manga kena banned di Indonesia. 

    Nah untuk mengakali membuka reddit dan membaca episode terbaru detective conan saya menggunakan VPN agar saya terlihat seperti mengakses konten dari negara lain misalnya saja vietnam. 

    Ini juga penting untuk mendownload mixtape yang kena geo-restriction sehingga nggak available di Indonesia. Because you can take a girl out of boiler room, but you can't take boiler room out of a girl. 

    3. Kalau Kamu Sering Menggunakan WIFI Di Tempat Umum

    Halo teman-teman fakir kuota, kamu tahu nggak kalau WIFI di tempat umum itu tidak aman? 

    Emang sih Public WIFI itu convenient banget, selain gratis juga mempermudah akses internet... TAPIIIII.... keamanan wifi umum itu nggak ada yang bisa jamin lho. 

    Sebagai contoh kalau saya seorang hacker, saya bisa saja menyadap data-data yang kamu kirimkan dengan wifi umum tersebut. Detilnya gimana, jangan tanya saya, saya bukan hacker. 

    Tapi kalau kalian pake VPN, data yang kalian kirim akan terenkripsi sehingga pihak ketiga nggak bisa liat apa yang kamu akses. Oleh karena itu akan jauh lebih aman saat kamu mengakses informasi seperti mobile banking atau informasi sensitif lainnya

    4. Untuk Mencegah Bandwidth Throttling

    Ini adalah musuhnya temen-temen provider sebelah yang katanya kalo kebanyakan netflixan mendadak speed internetnya turun. Ini adalah perlambatan bandwidth yang disengaja oleh ISP supaya kalian nggak monopoli bandwidth dan semua user yang sharing bandwidth sama kalian tetap bisa buka internet.

    Pengguna ISP warnet di rumah sangat nggak bisa relate dengan drama-drama ini #Sombong

    Kemunculan Bandwidth throttling ini biasanya akan dibarengi dengan kegiatan yang membutuhkan bandwidth besar seperti streaming, file sharing, jadi host p2p dan masih banyak lagi. Ini memang sengaja dilakukan oleh ISP supaya jaringannya nggak lemot mendadak dan bandwidth yang ada cukup untuk dipakai semua pengguna. 

    Nah VPN akan mengenkripsi traffic internet kita sehingga ISP tidak akan bisa melihat aktivitas online yang kita lakukan, jadi lebih aman dari Bandwidth Throttling

    5. Menghindari Ad Tracker

    Ini sering terjadi di negara berflower. Bosan melihat iklan youtube dengan iklan negara sendiri (sumpah cape banget sama iklan yang nggak bisa diskip) seorang blogger memutuskan pake VPN yang IP nya pake IP Jepang. 

    Biar iklannya jadi iklan jepang lol. 

    Kadang buat beberapa orang menggunakan VPN ini adalah untuk menjaga agar ads yang ditampilkan nantinya bukan ads yang sesuai dengan konten yang biasa diakses. 

    Karena buat sebagian bapak-bapak, males banget dapat iklan susu bayi terus menerus pas lagi browsing spare part otomotif (lirik pak suami si pengabdi iklan susu bayi karena saya doyan buka promo sale 99 yang isinya susu susuan)


    vpn-infographic



    Kelemahan VPN

    OK tadi kita sudah bahas apa itu VPN dan kelebihannya--tapi seperti kata doraemon, "Nobody's Perfect" 

    VPN juga sama, nggak ada yang sempurna kecuali Jay Park semua ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Beberapa kelemahan VPN diantaranya:

    1. Speed Lebih Lambat

    karena harus mengenkripsi data dan mengalihkan data lewat server lain, seringkali koneksi yang menggunakan VPN jadi lebih lambat. 

    Saya sering denger kolega ((teman-teman)) saya ngomel terus menerus kalo koneksinya lebih lambat dan nggak stabil jika menggunakan VPN. Belum lagi kalau pada dasarnya rumahnya sudah susah sinyal, wassalam. 

    2. Nggak Semua OS Punya Software VPN yang otomatis

    Jujur karena saya pengguna macOS (dan kadang windows) pilihan VPN yang bisa saya pakai itu BUANYAK SEKALI. 

    Sayangnya saya nggak bisa bilang sama dengan teman-teman pengguna endless os, linux dan chromebook nih. 

    buat para pengguna hape jadul cekrek cekrek juga belom tentu punya software VPN yang otomatis terinstall dan memudahkan kehidupan. Jadi VPN harus diatur secara manual pada perangkat atau OS yang digunakan. 

    Nah ini membutuhkan kesabaran (bagi para pengguna awam seperti saya) untuk menyimak penjelasan dari geng IT mengenai VPN yang digunakan--meski ujung-ujungnya kasih remote viewer biar mereka bisa otak atik sendiri. 

    3. Salah Pilih VPN malah bahaya!

    Tau nggak sih kalo sekarang banyak banget VPN abal-abal??

    Iya judulnya sih VPN, tapi data sama sekali nggak dienkripsi--bahkan konfigurasinya gak beres sehingga malah informasimu kemana-mana dan bikin kamu vulnerable.

    Belom lagi kalau penyedia VPN kamu bukannya melindungi aktivitas surfing tapi malah menyadap segala pergerakan di Internet. Ini ngeselin banget sih!

    Makanya pilihlah penyedia VPN yang sudah terpercaya dan berkualitas. Jika terpaksa banget menggunakan VPN yang gratisan ya pilihlah penyedia server VPN yang memang terpercaya seperti Nord VPN misalnya. Memang service VPN premium seperti Nord VPN ini berbayar tapi worth it banget untuk mengamankan data-data kamu. Harganya pun nggak mahal, hanya 11 dollar perbulannya aja--kurleb sama dengan ongkos ngopi cantik seminggu kan ya?

    Nanti saya bahas lagi soal kelebihan dan kekurangan VPN premium ini di post lainnya ya. Untuk saat ini udah dulu, nanti kalian malah stress baca soal VPN ini. See you next post!

    . Minggu, 11 Oktober 2020 .

    1 komentar

    popular posts

    IBX5B00F39DDBE69